Om Gemblung Idea

ide2/ pemikiran yang gemblung tapi logis

Mengapa orang tidak suka bayar pajak?

Posted by omgemblung on 24 December 2008

Om gemblung sering mengamati kasus2 di media masa mengenai manipulasi pajak, artinya orang memanipulasi data2 keuangannya agar mereka membayar pajak dengan jumlah yang lebih kecil dari kewajiban sesungguhnya. Om jadi merenung kenapa orang tidak suka bayar pajak padahal tanpa pajak negara kita gak bakal bisa berjalan karena pajak merupakan 75-80 persen dari anggaran penerimaan kita

Alasan 1:  Tidak ada timbal balik secara langsung dengan pembayar pajak

Pajak lain dengan retribusi yang merupakan pembayaran atas sesuatu yang langsung dinikmati oleh pembayarannya, contoh retribusi seperti bayar listrik, air, telpon, iuran RT/RW. jika kita bayar retribusi seperti listrik otomatis rumah kita nyala terang, bisa nonton tv, dll. Bayar iuran RT/RW otomatis kita mendapat imbalan langsung berupa pembuangan sampah, dll. Sementara kalo bayar pajak seperti PBB, Pajak penghasilan kita sebagai pembayar pajak sama sekali tidak mendapatkan secara langsung imbalannya namun mendapatkan secara tidak langsung seperti pelayanan publik, perbaikan jalan,perbaikan infrastruktur , dll.

Alasan 2: Tidak ada perbedaan antara kita bayar pajak dengan tidak

tidak ada kebanggaan dari kita kalo kita bayar pajak gede, karena dari pemerintah juga tidak ada penghargaan langsung atas pembayaran pajak kita. menurut om seharusnya ada suatu preferent / kelebihan bagi para pembayar pajak yang besar sehingga mereka mendapatkan prioritas atau pelayanan yang VIP pada saat minta pelayanan publik seperti ngurus KTP/ sim/pelayanan publik lainnya. kayak yang di bank2 yang punya ruangan khusus bagi nasabah besar

Alasan 3: Tidak ada kepuasan waktu bayar pajak

Akan lain jika kita bayar pajak seperti kita nyumbang orang/ badan dimana ada kepuasan tersendiri menyaksikan orang/ badan yang kita berikan sumbangan menjadi lebih baik gara2 sumbangan kita. kita menyumbang orang yang sakit hingga dia bisa ke dokter dan beli obat lalu sembuh, menyumbang sekolah yang rusak hingga bisa diperbaiki dan dipakai untuk tempat belajar siswa yang tidak mampu, dll,dll. kegiatan menyumbang tersebut sangat memberikan kepusan bagi pemberi sumbangan maka jangan heran kalo didunia ini ada orang yang mewariskan semua hartanya ke suatu yayasan sosial atau mendirikan badan amal dengan dana pribadi.

cuman sayangnya pajak di negara kita tidak mengakui sumbangan tersebut sebagai pengurang pajak yang harus dibayar, padahal di negara2 maju , sumbangan merupakan pengurang pajak, itulah kenapa dinegara2 maju badan-2 amal berkembang pesat. sementara diindonesia sejak pak harto tumbang sudak tidak ada lagi (tinggal sedikit) yayasan2 amal yang memberikan bantuan kepada rakyatnya sendiri.

itu sedikit dari alasan2 kenapa orang indonesia susah bayar pajak

….menurut Om gemblung tentu saja


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?


15 Responses to “Mengapa orang tidak suka bayar pajak?”

  1.   paijos Says:

    So, bayarlah pajak jika ada maunya. Tapi kalo kerja di perusahaan kan mau ga mau harus bayar pajak. pertamax kah?

  2.   Pangeran tampan nan kaya raya Says:

    Setuju tuh om
    Alasan yg lain mungkin karena manajemen keuangan yg tidak bener
    Jadi sering sekali lebih besar pasak dari pada tiang

  3.   aba jelo Says:

    anggap saja bayar Pajak itu “sumbangann” kepada negara jadi ada atau tidak manfaatnya secara langsung, biarlah Tuhan yang akan menilai. Kalau uang pajak yang kita bayarkan habis di korupsi oleh pejabat negara misalnya, maka tunggulah suatu saat nanti yang korupsi pasti dapat hukuman dari Tuhan!
    Salam kenal ommm

  4.   lischantik Says:

    Orang yang baik dan bijak pasti taat membayar pajak.mari qta membayar pajak. *berusaha jadi orang bijak*

  5.   anak tempe Says:

    lischantik udah baik dan bijak belum nih? :)

  6.   jajangmarkoni Says:

    masa sih org ga suka bayar pajak.
    pada umumnya pajak yang terpaksa di bayar memang harus di bayar meski ogah, contohnya Pajak Kendaraan Bermotor, PBB, Pajak Penerangan jalan.
    tapi anda sdh menginspirasi buat menggugah wajib pajak agar taat akan kewajiban sbg warga negara.
    nice posting.
    salam kenal dari Orang Banjarmasin ang saya tunggu kunjungan anda di blog saya

  7.   est3h Says:

    Kok alasannya banyak yang “Tidak Ada….” ya…

    Bentar….
    Pajak apa dulu nih ya yang dibicarakan? Pajak kendaraan bermotor, pajak penghasilan, ato pajak apa? Kalo pajak kendaraan bermotor, kayaknya malah jarang yang dak bayar, tapi yang laen mungkin saja. Yang mesti kita cermati mengapa? liat saja banyak orang yang dak tahu apa itu ppn, pph, dan pp yang lain, tahunya pajak ya kendaraan bermotor dan pbb (pajak bumi dan bangunan) dan ini yang hampir (meskipun tidak semua) seluruh masyarakat tahu dan membayarnya. “Tidak tahu” macem-macemnya pajak, ini menjadi masalah mendasar, kalo tidak tahu bagaimana mereka mau membayar? mengapa sampai mereka tidak tahu? lha ini, kewajiban nyari tahu itu dari masyarakat ato kewajiban pemerintah ngasih tahu ke masyarakat. dah kalo pembagian tugas ini susah dah, adanya mungkin kalo didebatkan saling cuci tangan. Tugas pemerintah memang segamblang-gamblangnya menjelaskan apa itu pajak ini dan itu, yang termasuk pajak ini dan itu apa saja, cara bayarnya gimana, ngitung pajaknya gimana (tau-tau bawa uang kurang pas bayar), wajib pajak itu siapa saja (batas mulai kena pajak/ nisab dalam zakat islam), dan lain-lain. Anggap saja masyarakat tidak tau, jadi pemerintah silahkan menyebarkan info tentang pajak itu kesemua penjuru indonseia, sampai ketingkat keluarga. Usaha pemerintah yang kurang ini. Kalo memang info tentang tetek bengek pajak ini dah bisa diterima seluruh rakyat dengan benar, mereka paham, syukur-syukur muncul kemauan untuk bayar.

    Lha kalo sudah dikasih tahu, kok masih lelet ya tulisannya om gemblung sebenarnya baru boleh muncul…

  8.   tude Says:

    mungkin maksudnya NPWP.

  9.   Novari Mursita Says:

    Pajak di indonesia ndak inspiratif. Maksudnya sebagian besar masyarakat indonesia tidak merasakan langsung dari pajak.Misal yang paling dekat lapangan pekerjaan tidak ada.

  10.   Jakasembung Says:

    Mengenai Pajak pemerintah hanya mengejar target saja dan tanpa memberikan pengertian yang jelas kepada masyarakat.
    Walaupun diiklankan terus dan katanya itu sudah berupa sosialisasi ….. tolong tanya sama rakyat dan masyarakatnkya ? seberapa mengertinya mereka akan pemahaman tata cara membayar pajak pribadi dan pentingnya mempunyai NPWP pribadi.
    Mungkin bisa dipentaskan di KABARET biar lebih dimengerti masyarakat awam.
    Slogan ” Lunasi pajaknya dan awasi penggunaannya” ????
    Mau tau perhitungan bayarnya aja bingung !!! boro-boro mengawasi penggunaannya …. gelo kali iklan dirjen pajaknya.
    Kita yang sudah bayar pajak aja bingung, harus bayar pungutan2 untuk KTP, melapor kehilangan aja di polisi aja ada uang kopi…….
    Apa lagi yang mau di peres!!!!

  11.   mariaellen Says:

    Udah deh,bayar aja pajaknya sesuai aturan.Ntar kalo saya terpilih jadi presiden saya beresin semua sesuai harapan kita semua.Rakyat Indonesia pasti makmur di tangan saya.Jadi pilihlah saya!

  12.   wiri2572 Says:

    saya diburu membayar pph sejak saya masih kuliah (mengejar sunset policy). Lha wong sy kuliah makan saja susah (hrs beli susu utk bayi saya, uang dapur istri, biaya kuliah, minta-minta ke sodara dan tante supaya bisa bertahan, coba deh tanya bagaimana rasanya anak kuliahan…) Tapi ini org pajak tdk kenal ampun, katanya gaji pns saya harus dipajaki???? DASAR PEMERAS.

  13.   Todilah Says:

    Ngapain bayar pajak, kalo pajaknya ditilep sama petugas pajak dan para birokrat. INGAT NERAKA….

  14.   brur Says:

    Kalau kekayaan alam Indonesia bisa dinikmati masyarakat, tentu kita tidak perlu bayar pajak.

  15.   alifano Says:

    jangan berpikiran negatif tentang pajak bung. dulu waktu kita lihat berita tentang kecelakaan pesawat militer AU, kita pasti bilang, ah.. pesawat tua masih dipakai.. dulu waktu kita liat berita ada anak berangkat sekolah harus berenang dulu nyebrang sungai, kita pasti bilang, masak bangun jembatan aja gak mampu? BUNG, pajaklah yg membiayai itu semua.. kalo pada gak bayar pajak, anak2 miskin gak bakalan dapat bea siswa pendidikan, orang2 miskin gak bakal dapet subsidi, negara kita diremehin negara tetangga krn gak punya peralatan tempur… SEKARANG kita bahas pengelolaan pajak.. setelah ada reformasi birokrasi, berdampak pada peningkatan pelayanan petugas pajak. sekarang standar pelayanan dan peraturannya udah jelas. jadi kalo saudara2 ada yg merasa diperas atau dipersulit oleh petugas pajak, laporin aja.. petugas pajak bekerja berdasarkan undang-undang. yg bikin undang-undang kan DPR. DPR kan wakil rakyat yg dulu kita pilih, iya kan? jadi sudah jelas kenapa kita harus bayar pajak

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>